Fase Perkembangan Pada Bayi

fun-kids-craftsSenang dan bahagia tak terkira apabila kita sebagai orang tua bisa melihat perkembangan dari buah hati kita.Apalagi bagi yang baru pertama kali mendapat momongan,pertumbuhan dan perkembangannya sangat mengesankan dan selalu dinantikan.

Seiring dengan penambahan usia perkembangannya pun akan meningkat,berikut adalah fase fase tumbuh kembang dari bayi

Fase 1 Tengkurap (Usia 3-4 bulan)

Ketika bayi berhasil bertumpu pada perutnya dan bertahan pada posisi tengkurap.Biasanya posisi tengkurap  diawali dengan kemampuan memiringkan badannya kekanan dan kekiri lalu belajar berguling di usia 1,5 – 2 bulan.Bayi pertama kali tengkurap payda satu sisi berlanjut pada posisi lain, kemudian berbalik pada usianya yang mencapai 3 – 4 bulan.Disaat otot lehernya  makin kuat ia dapat berbaring terlentang dengan memandang lurus ke depan.Kaki dan tangannyapun akan lebih bebas bergerak sejalan dengan kemampuannya menggerak – gerakkan kepalanya.

Fase 2 Mengangkat Kepala (Usia 4 Bulan)

Ketika bayi usianya 2 bulan sudah dapat mengontrol gerakan leher  dan kepalanya.Bayi dapat mengangkat kepala membentuk sudut 45 derajat dengan cara bertopang pada kedua tangannya saat diusianya yang ke 3 bulan.Memasuki usianya yang ke 4 bulan bayi sudah bisa mengangkat kepalanya dengan sudut lebih besar 90 dalam posisi tengkurap.Kemampuan mengangangkat kepalanya ini membantu melatih ketajaman penglihatannya.

F ase 3 Berteriak Kesenangan (Usia 4 – 5 bulan)

Mengawali hidupnya seorang bayi mengeluarkan suara -suara untuk merespon tubuhnya terhadap emosi saat itu.Memasuki usia 4 bulan keatas bayi akan mengeluarkan suara dengan tujuan lebih jelas.Bayi akan berteriak kegirangan apabila berhasil maencapai keinginannya.

Fase 4 Pegang Benda Dengan Kedua Tangannya (Uyanggensia 7 – 8 Bulan)

Sejak usia 4-5 bulan kedua tangannya sudah terampil menggapai mainannya,ketrampilan ini terus meningkat hingga diusianya yang menjelang 7-8 bulan.Ketrampilan jari jemari semakin meningkat .Bayi akan menggunakan tangan yang berbeda  untuk tujuan yang berbeda.Satu tangan digunakan untuk bereksporasi sementara tangan yang lain untuk memegang.

Fase 5 Duduk (Usia 7-8 Bulan)

Ketika otot- otot punggung dan lehernya sudah cukup kuat untuk menopang tubuhnya, bayi belajar duduk.Setelah belajar mengangkat  kepalanya pada saat bayi tengkurap, tahap berikutnya belajar bagaimaana menyangga tubuhnya.Sekitar usia 6 bulan sang bayi mencoba duduk sendiri dengan menggandalkan tangannya.

Fase 6 Merangkak (Usia 7-8 Bulan)

Bayi merangkak ketika ia ingin belajar keseimbangan melalui tangan dan lututnya.Kepandaian merangkak ini juga salah satu cara menguatkan otot-otot yang akan membantunya untuk berjalan

Fase 7 Belajar Makan ( Usia 6 – 9 Bulan)

Pada saat bayi sudah bisa menggunakan tangannya sekitar usia 6 bulan,sang bayi juga  belajar memasukkan sesuatu kedalam mulutnya.Kekuatan tangannya pun sudah semakin terampil dan kuat,maka bukan hal yang mustahil pada usia ini bayi dapat menyuapkan makanannya kedalam mulut.

Fase 8 Kenal pada Anggota keluarga (Usia 9 – 12 Bulan)

Pada saat usia ini keterikatannya dengan orang lain yang dikenalnya lebih berarti.Bayi pada saat usia ini dapat mengamati wajahr dengan seksama , dan mulai berkenalan dengan akrab pada orang terdekatnya.Tak heran di usianya yang ke 9 bulan keatas ,mulai sadar wajah yang asing baginya, ia akan merasa takut apabila dia merasa berada dengan orang asing.

Fase 9 Berjalan (Usia 12 – 13 Bulan)

Bayi akan menumpukkan kedua tangannya pada meja, kursi atau perabot rumah tangga atau segala benda yang bisa dijadikan bahan tumpuan baginya dan kemudian akan belajar merambat.Kedua tangannya akan digeserkan kesamping dan diikuti oleh langkah kedua belah kakinya.Dan lama kelamaan kemampuannya akan semakin membaik hingga akhirnya bayi bisa berjalan di tahap awal walaupun dengan tertatih tatih.

Fase 10 Berbicara ( Usia 18 – 24 Bulan)

Bayi belajar mendengar dan melihar dari kata kata orang terdekatnya bagaimana orang dewasa berkomunikasi. Diawali dengan menggunakan lidah dan mulut langit langit dan giginya untuk membuat suara, dari kata kata yang tidak berbentuk akhirnya mengeluarkan kata kata yang bermakna.Yang akhirnya bayi mulai mempelajari 10 kata per hari untuk di jadikan 3 buah kata yang bermakna.Apa yang dilihat, didengar, dirasa dipikirkan dan diinginkannya dituangkan dalam satu kata yang bermakna

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s