Apa yang menyebabkan Anak Anda Rewel

 

Thanksgiving-Crafts-Kids-Can-Make-18Sebagai orangtua kadangkala kita terpancing emosi saat menghadapi anak yang rewel sehingga memunculkan sikap kasar yang dapat melukai fisik maupun mental si anak.

Anak yang selalu rewel memang merepotkan. Tak jarang terjadi, si kecil yang berusia batita maupun balita menjadi begitu rewel. Sedikit-sedikit menangis, menjerit, kadang disertai amukan. Sampai-sampai dalam melakukan kegiatan sehari-hari dia pun selalu mengawali dengan menangis terlebih dahulu.

Balita cenderung menjadi mudah marah dan rewel jika orangtuanya juga gampang marah dan bereaksi berlebihan terhadap perilaku anak-anaknya.

Sebaiknya kenali sumber kerewelan anak batita dan cara  mengatasinya!

  1. REWEL DIKARENAKAN ANAK SAKIT

mendadak murung dan cengeng. Anak pun jadi lebih manja.

Cara Mengatasi anak rewel karena sakit

Anak sakit lebih membutuhkan banyak perhatian ketimbang anak sehat. Jadi, damping selalu si kecil.Dan bersikap sabar dalam menghadapinya .Tanyakan, apa yang dia rasakan. Sedapat mungkin berikan beberapa pertolongan kecil, seperti mengusap-usap perut atau mengipasi. Jika perlu, dekaplah dia dengan penuh kasih. Ciptakan suasana aman, hingga anak merasa nyaman dan tidak bosan

Buat juga suasana menyenangkan. Hindari menunjukkan kesedihan di depan anak. Membacakan dongeng favorit bisa menjadi pilihan. Sediakan juga mainan yang bisa dilakukan di tempat tidur seperti boneka tangan, mewarnai, melipat kertas, nonton teve atau film kesayangan, dan sebagainya. Namun, waktu bermain tetap harus dibatasi, karena anak membutuhkan istirahat agar cepat sembuh.

  1. REWEL KETIKA BERADA DI TEMPAT ASING

Walaupun dinilai wajar, perilaku ini sering membuat kesal orangtua. Anak rewel karena merasa tidak nyaman berada di tempat yang baru. Tak jarang, kondisi itu dirasakan anak sebagai sesuatu yang mengancam.

Cara Mengatasi anak rewel di tempat baru atau asing

Ketika mengajak si kecil perg i ketempat baru atau asing bagi anak, orangtua perlu membekali anak mengenai tempat apa yang akan dituju, kondisi apa sajakah yang akan ditemui anak, apa pula benda-benda yang terdapat di sana.

Perbanyak bepergian ke tempat baru bersama si batita. Semakin banyak tempat yang dikunjungi, semakin kaya dan luas pengalaman anak.

  1. REWEL SAAT INGIN MENDAPAT PERHATIAN LEBIH

Apanbila seorang ibu mempunyai banyak aktifitas diluar bgiasanya sang balita menginginkannya  perhatian yang lebih disaat ibunya ada di rumah Keberadaan ibu membuat si batita menuntut macam-macam. Apalagi, ibu bekerja biasanya menerapkan aturan lebih longgar dan minim memberikan punishment, juga selalu memanjakan anak. Nah, bagi anak, ini merupakan aji mumpung untuk melanggar aturan atau memaksakan kehendak.

Sikap yang harus diambil untuk sang anak adalah sebagai berikut :

Berikan sikap tegas dan konsisten dalam membuat aturan adalah solusinya. Jika ibu membuat aturan tidak boleh menonton teve hingga larut malam, maka semua yang ada di rumah harus menerapkan aturan itu. Ini untuk mengajari si batita, mana yang benar dan mana pula yang salah.

Disiplin dan rutinitas batita akan terbentuk dengan baik. Berikan sanksi mendidik jika perlu. Selain itu, jangan sungkan memberikan penghargaan jika anak bisa melakukan rutinitas dengan baik. Penghargaan tidak melulu berbentuk hadiah, tapi juga berbagai bentuk lainnya seperti pelukan, ciuman, atau pujian. Dengan demikian, batita akan selalu mengulangi perilaku positif, sekaligus menjauhi sikap negatifnya.

  1. REWEL KALA DiTINGGAL BERSAMA ORANG LAIN

Sangatlah sulit apabila anak tidak mau ditinggal ini akan menyebabkan banyak aktifitas kita yang terbengkalai.

Apabila anak menganggap orangtua adalah sosok paling dekat, maka sangat sulit baginya untuk berpisah, maunya menempel terus. Anak merasa tidak aman jika diasuh oleh sosok lain.

Untuk Mengatasi anak rewel ketika ditinggal orangtuanya

Berikan penjelasan. Jika ibu harus meninggalkan anak pergi berbelanja, katakan, “Mama mau pergi ke pasar. Tidak lama, kok, nanti Mama pulang dan bisa main lagi sama Adek.” Cara itu akan membuat anak mengerti, orangtua pergi hanya untuk sementara waktu.

Hindarkan pergi secara diam diami,bahkan berbohong. Itu bisa menyebabkan semakin rewel, bahkan muncul ketidakpercayaan dalam dirinya.

Supaya anak tak terlalu merasa kehilangan, biarkan dia terlibat dalam sebuah kegiatan yang mengasyikkan seperti corat-coret. Biasanya, anak akan larut dalam aktivitasnya dan tidak terlalu memedulikan kepergian orangtua.

.

  1. REWEL SAAT NAIK KENDARAAN

Pada saat anak berpergian dengan jarak yang lama dengan menggunakan kendaraan biasanya anak akan rewel .Semua itu  terjadi karena anak merasa bosan berlama-lama di dalam kendaraan Ketiadaan aktivitas sangatlah menjenuhkan bagi anak usia ini. Ia pun lalu mengungkapkanakannya dengan kerewelan. Apalagi jika kendaraan tersebut  tidak berpendingin udara.

Anak juga rewel karena merasa tidak nyaman apabila berkendaraan umum di karena kan bertemu dengan banyak orang yang tak dikenalnya. Selain itu, anak usia ini bukan tipe yang bisa duduk berlama-lama. Anak sedang dalam masa eksplorasi. Keinginannya adalah bergerak dan terus bergerak. Ini tidak hanya berlaku untuk anak laki-laki, tapi juga perempuan.

Cara Mengatasi anak rewel saat naik kendaran

Orangtua bisa mengajak anak mengobrol agar tak bosan. Jika mungkin, bisa juga diperdengarkan musik kesukaannya. Tentu dengan tak mengganggu penumpang lain. Ceritakan semua pemandangan yang ditemuinya saat di jalan. Ladeni semua pertanyaan anak dan puaskan rasa ingin tahunya.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s