APA DAN BAGAIMANA ANAK YANG CENGENG

 

images (2)Kadang kala ada anak yang menangis apabila dia menginginkan sesuatu,bahkan ada yang disertai rajukan. Secara umum tangisan masih menjadi salah satu bentuk komunikasi, bagi  bayi di bawah tiga tahun atau batita, karena terbatasnya kemampuan verbal. Hal ini perlahan-lahan harus dihilangkan.

 Banyak factor yang menyebabkan anak cengeng. Berikut beberapa faktor penyebab anak cengeng:

  1. KETIDAKSTABILAN EMOSI ANAK BERAWAL DARI EMOSI IBU YANG TAK STABIL SAAT HAMIL

Jika kita mau melihat dan dirunut ke belakang, salah satu penyebab anak gampang menangis adalah kondisi psikologis ibu kurang mendukung pada saat ibu hamil, misalnya ibu sedang banyak masalah, sehingga emosinya tidak stabil. Kondisi ini bisa “menular” pada janin dan bila tidak terselesaikan, bukan tidak mungkin terus terbawa hingga batita.

  1. KARENA ANAK INGIN DIPERHATIKAN

 Pada saat anak masih dikategorikan bayi menangis adalah salah satu bentukan dalam menyampaikan keinginanya dan hanya itu yang dapat dia lakukan untuk mendapatkan perhatian kita. Tetapi tentu saja ada alasan mengapa dia menginginkan perhatian kita. Bisa saja karena sakit, lapar, haus atau bisa saja karena dia mendambakan kasih sayang, ingin dipeluk dan dimanja. Mendapat pelukan dan kasih sayang sama pentingnya bagi pertumbuhan rohani seperti makanan bagi pertumbuhan jasmani.

 

  1. ANAK CENDERUNG LEBIH SENSITIF

Ada anak yang memang lebih sensitif dan perasaannya sangat halus, sehingga apa saja gampang memancing tangisannya.Mendengar orang bersuara keras, ia akan menangis, sebab merasa dirinya sedang dibentak dan dimarahi.

  1. KONSISTENSI DARI AYAH BUNDA

Jika kita mau memperhatikan, ada juga anak yang selalu menangis saat si anak melakukan kesalahan sehingga orangtua merasa kasihan atau mengurungkan niat untuk menegur atau menghukumnya. Walaupun  masih batita, anak mampu melihat sebagai peluang, menggunakan tangisnya sebagai upaya terhindar dari hukuman atau teguran.

  1. TIDAK YAKIN DENGAN APA YANG DILAKUKANNYA

Peran orang tua dalam memberikan pola asuh pada anak ikut andil dalam pembentukan karakter . Anak yang serba dilarang akan tumbuh menjadi pribadi penakut atau pencemas.  Ia selalu tidak yakin dengan apa yang dilakukannya. Akibatnya ia mudah menangis bila menghadapi situasi yang membuatnya takut atau khawatir.

  1. DIMANJA BERLEBIHAN JUGA BERPOTENSI MENJADI ANAK CENGENG

Seorang anak akan menggunakan tangisan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya Jika  anak ini sudah bisa “menandai” orangtua akan memberikan apa saja kalau ia menangis di muka umum. Maka menangis akan menjadi pilihan caranya Jikalau ia  menginginkan sesuatu.

 

Membantu anak agar tidak cengeng, berikut beberapa strategi mendidik anak agar tidak cengeng:

  1. KENALI SEJAK DINI KARAKTER ANAK

Didunia ini yang bias mengenali karakter anak hanya bisa dilakukan oleh orang tuanya sendiri, terutama sekali seorang ibu. Bunda dan ayahnya diharapkan dapat mengetahui sejak dini kemana arah perkembangan karakter anak  agar dapat menentukan pola pengasuhan yang tepat untuknya. Anak dengan karakter cengeng mudah dikenali pada usia balita, apalagi jika ia adalah anak bungsu.

  1. TANGISAN ANAK TIDAK DIANGGAP  SEBAGAI SUATU KESALAHAN

Adakalanya anak yang lebih sensitif kadang kala mengekspresikan perasaannya dengan cara menangis. Anak menangis bukanlah suatu kesalahan besar, sehingga orang tua harus menghadapinya dengan tenang dan bijak.

  1. TIDAK MEMARAHI ANAK DAN MEMAKSANYA UNTUK DIAM MANAKALA ANAK SEDANG MENANGIS

 Biasanya hal ini  terjadi  disebabkan pada saat orang tua  mengajak anak menghadiri suatu acara, Kebanyakan orang tua akan merasa malu jika anaknya menangis dan berteriak hingga menjadi perhatian dari banyak orang.

  1. MENAKUT-NAKUTI ANAK TERHADAP SUATU HAL HARUS DIHINDARI

Ketika anak tidak dapat segera tidur di malam hari kita sebagai orang tua tidak diperkenankan menakuti nakutinya dengan nanti kalo tidak tidur ada mahluk mengerikan akan muncul misalnya.Dan cara ini adalah cara yang salah dan tidak disarankan

  1. BERIKAN RASA AMANA PADA ANAK

Yang perlu di lakukan oleh orang tua adalah memberikan ruang dan waktu pada anak icemas atau ketakutan. Menurut para pakar psikolog, anak yang terlalu sensitif hanya memerlukan rasa aman dan membutuhkan dukungan dari ayah bundanya supaya dapat lebih percaya diri, sehingga mempunyai kemampuan mengenali kekuatannya sendiri dalam berperang melawan rasa takut.

  1. STRATEGI DAN TERAPI BIJAK 

Meredakan kemarahan anak sebenarnya bukan suatu hal yang sulit, cukup memberikan pengertian atau pemahaman pada si anak.Cara tersebut diharapkan mempelajari strategi terapi untuk mengendalikan emosi anak, misalnya dengan permainan berhitung atau melempar bola. Cara ini dapat melatih kesabaran anak sehingga anak lebih mudah mengendalikan kemarahannya dan tidak mudah menangis.

  1. MEMINTA BANTUAN SEORANG PSIKOLOG ANAK

Apabila seorang anak sering sekali marah, merasa cemas atau bahkan depresi yang melebihi dari sensitivitas alaminya dan tidak dapat kita atasi dengan cara  ataupun strategi yang kita miliki, jangan mengabaikannya. Hal ini mungkin merupakan tanda-tanda masalah serius pada kondisi psikologi anak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s