Apa Dampak Anak Terlalu Lama Belajar

stress2Sejak dini memang  anak-anak  sudah bisa diajak belajar supaya nantinya anak tersebut tidak menjadi orang yang tidak memiliki wawasan, namun sebaiknya kita sebagai orang tua juga harus memperhatikan keinginan anak yang masih ingin bermain, menonton tv, dan sebagainya.

Berikut Dampak seorang anak terlalu lama belajar

MENJADI ANAK YANG RAJIN MEMANG BAGUS TETAPI TIDAK BAIK DILAKUKAN SEHARI PENUH

Manakala seorang anak dipaksakan untuk terus belajar,akan berdampak pada si anak dengan munculnya  stres. Hal ini dikarenakan anak tidak mendapatkan keseimbangan antara kewajiban belajar dengan aktivitas yang bersifat kesenangan. Kalau stress tersebut diabaikan dalam waktu yang sangat lama , nantinya seorang anak akan sangat mudah untuk mengalami depresi.Dan apabila seorang anak sudah mengalami depresi itu akan sulit dikendalikan disebabkan kebingungania terhadap dirinya sendiri karena terllau banyak ilmu yang diserapnya sehari-hari.

Walaupun seorang anak terlihat belajar sepanjang hari secara terus menerus, sebetulnya anak tak sepenuhnya mendapatkan ilmu yang telah dipelajarinya.Terlalu banyak asupan yang diterima tak sesuai dengan kemamperuan menyerapnya yang masih kecil. Jadi, waktu akan terbuang percuma jikalau si kecil belajar tanpa henti. Sangat Disarankan, orang tua untuk mendampingin dan mengatur waktu belajar anak jadi lebih efisien. Ada waktu untu istirahat dan waktu si anak untuk bermain.

kurang bersosialisasi dan komunikasi manakala anak banyak belajar

Keburukan lainnya ketika seorang anak belajar terus-menerus di dalam sebuah ruangan, baik itu ruang kelas, rumah, atau tempat les akan membuatnya sulit untuk bersosialisasi dengan anak-anak dan orang lain. sebab kegiatan yang dilakukannyaa sama setiap harinya dan terlalu monoton.

Hari hari, hanya bertemu dengan guru guru di sekolah dan teman temannya  membuat anak akan terbiasa berkomunikasi hanya dengan orang yang sama.Anak akan mendapat kesulitan berkomunikasi dengan orang baru atau yang tidak dikenalnya. Kalau hal  seperti ini dibiarkan,akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi di lingkungan baru ketika dewasa nanti.
Dia juga akan sulit mengungkapkan emosi yang sesuangguhnya. Terlalu lama memndam emosi hanya akan berakibat fatal pada perkembangan psikisnya.

apatis terhadap lingkungan sekitarnya

Dikarenakan tuntutannya untuk belaar dan belajar maka anak  hanya peduli pada nilai pelajaran dan pandangan orang tuanya yang selalu menuntut pada pencapaian nilai yang terbaik di sekolah darinya. Anak tidak akan peduli dengan orang terdekat bahkan tidak memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosialny, dan cenderung membuatnya jadi egois dan fokus hanya pada satu hal saja.

tidak ada semangat dan tidak aktif bergerak

Terlalu letih pada saat belajar, saat di sekolah maupun di rumah dapat menjadikan anak hilang semangat dan tidak aktif bergerak. Anak terlalu malas melakukan kegiatan berat seperti olahraga karena pikirannya sudah terlebih dahulu mengalami kelelahan.

Selayaknya orang tua mengatur jadwal proporsional bagi anak agar anak dapat porsi yang baik antara istirahat waktu bermainDiusia sekolah anak anak masih membutuhkan perhatian dari orang tua.Anak tidak akan melakukan yang terbaik manakala orang tuanya saja tidak peduli bagaimana perasaan dan kebutuhannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s